Learn from experience

BELAJAR.NET-"Life is a journey to be experienced, not a problem to be solved".

Grateful Every Time

BELAJAR.NET-"Do something today that your future self will thank you for".

the Road to Success

BELAJAR.NET-"Work hard in silence. Success be your noise"..

Learning Without Limits

BELAJAR.NET-"Don't stop learning because life doesn't stop teaching"

Focus on What you Want

BELAJAR.NET-"Your time is limited, so don't waste it living someone else's life".

Cara Memperoleh DOI Artikel Ilmiah

 Untuk memperoleh DOI melalui Crossref, caranya bergantung pada posisi Anda: apakah sebagai penulis artikel atau sebagai pengelola jurnal. Crossref merupakan lembaga registrasi DOI yang banyak digunakan oleh jurnal ilmiah untuk mendaftarkan artikel yang diterbitkannya.

1. Jika Anda ingin mencari DOI artikel melalui Crossref

Langkah 1 — Buka Crossref Search

Kunjungi https://search.crossref.org/.

Langkah 2 — Masukkan judul artikel

Ketik judul artikel secara lengkap, atau gunakan nama penulis dan nama jurnal untuk mempersempit pencarian.

Langkah 3 — Periksa hasil pencarian

Cocokkan judul, penulis, nama jurnal, dan tahun terbit. Jangan hanya mengandalkan kemiripan judul.

Langkah 4 — Salin DOI

Klik hasil yang sesuai dan salin DOI yang tertera. Anda dapat menguji tautannya dengan format https://doi.org/nomor-DOI.

2. Jika ingin mendaftarkan DOI baru melalui Crossref

Jika tujuan Anda adalah memberikan DOI baru untuk artikel ilmiah, prosesnya berbeda. Crossref mensyaratkan keanggotaan organisasi atau penerbit, bukan sekadar membuat akun penulis biasa.

Langkahnya sebagai berikut:

  1. Daftarkan institusi atau penerbit melalui Crossref Membership.
  2. Setelah menjadi anggota, institusi memperoleh DOI prefix.
  3. Siapkan metadata artikel, termasuk judul, penulis, nama jurnal, tahun terbit, dan URL halaman artikel.
  4. Masuk ke Crossref Metadata Manager untuk mendaftarkan metadata artikel.
  5. Kirim metadata tersebut. Setelah registrasi berhasil, DOI dapat digunakan dan ditautkan ke halaman artikel.      

Cara Bijak Menggunakan AI (artificial intelligence)

 Belajar. NET - Berikut cara bijak menggunakan AI agar bermanfaat, bertanggung jawab, dan tidak menimbulkan dampak negatif—baik untuk pelajar, akademisi, maupun masyarakat umum:

1. Gunakan AI sebagai alat bantu, bukan pengganti akal pikir

AI sebaiknya membantu mempercepat pekerjaan (merangkum, mencari ide, menyusun kerangka), bukan menggantikan proses berpikir, analisis, dan pengambilan keputusan manusia.

2. Tetap kritis terhadap hasil AI

Hasil AI tidak selalu benar. Selalu lakukan verifikasi, cek sumber, dan bandingkan dengan referensi tepercaya, terutama untuk data ilmiah, hukum, dan kesehatan.

3. Jaga etika dan kejujuran akademik

  • Jangan menyalin mentah hasil AI untuk tugas, skripsi, atau artikel ilmiah
  • Gunakan AI untuk inspirasi dan penyuntingan, bukan untuk plagiarisme
  • Cantumkan penggunaan AI jika diminta oleh institusi/jurnal
4. Lindungi data dan privasi

Hindari memasukkan:

  • Data pribadi sensitif
  • Dokumen rahasia
  • Informasi institusional yang belum dipublikasikan

5. Gunakan AI sesuai konteks dan kebutuhan

Pilih AI yang tepat:

  • Untuk menulis → bantuan bahasa dan struktur
  • Untuk analisis → tetap gunakan penalaran manusia
  • Untuk kreativitas → kombinasikan dengan ide orisinal

6. Tingkatkan literasi AI

Pahami:

  • Kelebihan dan keterbatasan AI
  • Cara kerja dasar AI
  • Potensi bias dan kesalahan informasi

7. Hindari ketergantungan berlebihan

Ketergantungan pada AI dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis, menulis, dan memecahkan masalah secara mandiri.

8. Gunakan AI untuk hal produktif dan positif

Manfaatkan AI untuk:

  • Pendidikan dan penelitian
  • Peningkatan kualitas kerja
  • Inovasi dan kreativitas
  • Pelayanan publik dan sosial

9. Patuhi aturan dan kebijakan yang berlaku

Ikuti kebijakan kampus, tempat kerja, dan hukum terkait penggunaan AI.

10. Seimbangkan dengan nilai kemanusiaan

AI tidak memiliki empati, moral, dan tanggung jawab sosial. Keputusan akhir tetap harus mempertimbangkan nilai etika, keadilan, dan dampak sosial.

Intinya:

AI itu pintar, tapi manusia harus tetap bijak.

 

Lakukan Langkah ini Jika ingin Artikel Jurnal Cepat diterima

Belajar. NET -  Hai Sahabat Belajar, Hari ini mimin akan memberi tips and trik melakukan revisi artikel ilmiah agar cepat di Accepted. Berikut langkah-langkah merevisi artikel ilmiah yang sistematis dan lazim digunakan dalam dunia akademik:

1.      Membaca kembali artikel secara menyeluruh
Baca naskah dari awal hingga akhir untuk memahami alur, konsistensi ide, serta keterkaitan antarbagian tanpa langsung mengedit.

2.      Menelaah kesesuaian dengan tujuan dan ruang lingkup jurnal
Pastikan topik, metode, dan gaya penulisan sesuai dengan fokus serta template jurnal yang dituju.

3.      Memperhatikan komentar reviewer/editor (jika ada)
Identifikasi setiap catatan, kritik, dan saran. Kelompokkan mana yang bersifat substansi, metodologi, dan teknis penulisan.

4.      Merevisi substansi isi artikel
Perbaiki:

o    Rumusan masalah dan tujuan penelitian

o    Landasan teori dan kebaruan (novelty)

o    Metode penelitian agar lebih jelas dan valid

o    Analisis dan pembahasan hasil penelitian

o    Kesimpulan agar sesuai dengan hasil penelitian





5.      Menyempurnakan struktur dan alur penulisan
Pastikan setiap bagian (pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, simpulan) tersusun logis dan saling terhubung.

6.      Memeriksa ketepatan bahasa dan gaya ilmiah
Gunakan bahasa baku, jelas, objektif, dan konsisten. Hindari pengulangan, kalimat ambigu, dan kesalahan tata bahasa.

7.      Menyesuaikan sitasi dan daftar pustaka
Periksa:

o    Konsistensi gaya sitasi (APA, Chicago, IEEE, dll.)

o    Kesesuaian referensi dengan sitasi dalam teks

o    Kemutakhiran dan relevansi sumber rujukan

8.      Memeriksa data, tabel, dan gambar
Pastikan semua data akurat, tabel/gambar diberi judul dan sumber, serta dirujuk dalam teks.

9.      Melakukan pengecekan plagiarisme
Pastikan tingkat kemiripan sesuai standar jurnal dan lakukan parafrase jika diperlukan.

Membaca ulang sebelum pengiriman akhir
Lakukan proofreading terakhir atau minta rekan sejawat untuk menelaah ulang sebelum disubmit